Raih Sukses Anak dengan Aktivasi Otak Tengah*


Berbicara tentang otak, mungkin kita lebih akrab dengan yang namanya otak kanan dan otak kiri. Ungkapan otak tengah lebih asing ketimbang otak kanan dan otak kiri. Padahal otak tengahlah yang aktif dan berfungsi paling awal sebelum otak kanan dan kiri. Otak tengah ini tumbuh dan berkembang sejak manusia berada dalam kandungan dan merupakan bagian tubuh yang paling dominan pada saat pembentukan janin. Bagian otak ini yang yang merupakan awal dari batang otak yang mendistribuksikan jaringan saraf ke seluruh tubuh. Otak tengah inilah yang menghubungkan antara otak kanan dan otak kiri.

Dalam perkembangannya, otak tengah hanya dapat bertahan sampai anak berumur 15 tahun. Setelah itu, otak tengah akan menjadi lebih kecil dan kurang dominan sehingga sangat kecil kemungkinan otak tengah ini dapat diaktifkan ketika seseorang sudah memasuki masa remaja-dewasa. Untuk itu, diperlukan aktivasi otak tengah sedari kecil.

Aktivasi otak tengah ini akan membawa seorang anak untuk bisa menjadi lebih cerdas. Dengan aktivasi otak tengah, maka kwalitas ingatan dan kemampuan konsntrasi seorang anak lebih kuat dan tinggi. Bahkan dengan aktivasi otak tengah, seorang anak bisa menggambar dan menulis dalam keadaan mata tertutup. Hal ini sangatlah masuk akal karena letak dan fungsi otak tengah yang berfungsi sebagai penghubung antara otak kanan dan otak kiri. Dengan mengaktifkan otak tengah, maka otak kanan dan otak kiri dapat melakukan komunikasi dengan baik.

Dengan demikian, otak kanan dan otak kiri yang pada awalnya berjalan dengan sendiri-sendiri, maka dengan aktivasi otak tengah keduanya akan saling menguatkan.

Keseimbangan antara otak kanan dan otak kiri akan membawa pada diri anak yang berpikir kreatif karena kreatifitas otak kanan yang cenderung berimajinasi dapat berbaur dengan kemampuan otak kiri yang cenderung berperan dalam hal akademik.

Selanjutnya, bagaimana cara mengaktifkan otak tengah pada anak? Buku "Super Jenius dengan Aktivasi Otak Tengah" menjadi jawabannya.

Ada banyak cara untuk bisa mengaktifkan otak tengah. Setiap negara mempunyai cara masing-masing. Di negara Tibet misalnya menggunakan metode klasik yaitu dengan cara meditasi-ritual. Di Rusia menggunakan latihan selama satu tahun. Sedangkan di Indonesia sendiri menggunakan metode yang ditemukan dan digunakan oleh negara Malaysia, yaitu dengan meggunakan metode komputer-yang sampai saat ini, metode inilah yang merupakan metode canggih ketimbang negara-negara lain dengan memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada.

Cara aktivasi otak tengah tengah di Indonesia ini tidak menggunakan unsur mistik, kekeuatan supranatural, keagamaan, dan jenis metafisik apa pun. Cara aktifasinya tidak mengandung unsur magis dan sejenisnya. Para orang tua tidak usah khawatir karena metodenya sangatlah ilmiyah, yang metode pembelajarannya pun dapat dibuktikan. Jangka waktunya pun tidak lama. Hanya dengan cukup dua hari, otak tengah anak kita sudah bisa diaktifkan. Lembaga aktivasi otak tengah ini, di Indonesia bisa ditemukan seperti di lembaga Genius Mind Consultancy (GMC).

Keberhasilan aktivasi otak tengah ini telah terbukti seperti apa yang terjadi pada tiga anak Hartono Sangkanparan, pemegang franchise GMC wilayah Australia dan Indonesia. Dalam buku ini (hal. 92-93) dijelaskan bahwa anak Sangkanparan tersebut ada tiga bersaudara. Sang kakak bernama M. Irfan (15) kelas 1 SMA, Aulia (12) kelas 1 SMP, dan adiknya Rizky (6) kelas 1 SD.

Irfan yang sekolah di salah satu SMA negeri favorit di Kota Bandung sebelumnya memiliki nilai ulangan harian cukup jelek 5-6. Tiba-tiba setelah semesteran semua nilai pelajarannya tidak ada yang mendapat 7, tetapi malah naik menjadi 8-9.

Aulia, adik Irfan dapat menolong mencarikan hand phone (HP) ibunya yang hilang. Suatu malam Aulia pergi ke sudut ruangan yang sangat gelap dan tidak lama kemudian ia memanggil ibunya dan berkata bahwa HP ibunya berada dalam tumpukan benda yang ada di sudut rungan yang sangat gelap itu-dan setelah di senter ternyata benar, HP yang dimaksud ada di situ dalam keadaan off.

Berbeda dengan M. Irfan dan Aulia, Rizky yang merupakan adik terakhirnya, dapat mendeteksi dan mengobati penyakit ibunya. Diceritakan, suatu hari Rizky bilang kepada ibunya bahwa di dalam tubuh ibunya terdapat banyak virus jahat. Kemuadian sang ibu yang mendengar penjelasan Rizky meminta untuk menggambarkan gambar virus yang ada di dalam tubuhnya. Risky pun menggambar virus seperti gambar danau yang berwarna orange. Malamnya sang ibu penasaran dan segera browsing di internet-yang akhirnya ibunya menemukan penyakit dan gambar sama persis seperti apa yang digambarkana anaknya, baik gambar dan warnanya.

Mendapatkan cerita di atas mungkin agak tidak masuk akal dan terkesan mengada-ada. Akan tetapi seperti itulah fakta yang terjadi pada M. Irfan, Aulia, dan Rizky setelah melakukan aktivasi otak tengah.

Tidak hanya itu, buku ini secara detail juga membahas apa dan bagaimana sistem kerja otak secara umum, cara kerja otak tengah, pentingnya optimalisasi otak tengah, serta persiapan mengaktifkan otak tengah dan masih banyak lagi pembahasan lainnya.

Akhir kata, buku ini sangat cocok untuk dibaca bagi siapa saja yang tentunya ingin meningkatkan kecerdasan diri, terutama bagi mereka yang mendambakan anak didik yang super gemilang. ***

Data Buku
Judul : Super Jenius Dengan Aktivasi Otak Tengah
Penulis : Muhammad Afifi
Penerbit : Himmah Media, Jakarta
Cetakan : I, November 2010
Tebal : 156 halaman
ISBN : 978-979-18469-6-7
Harga : 32.000

*telah dimuat di Harian Bhirawa (31/12/20010)

0 Response to "Raih Sukses Anak dengan Aktivasi Otak Tengah*"

Posting Komentar

Tinggalkan komenrar Anda di sini!