Memilih Dengan Cap Jari*


Oleh: Abd. Basid

Salah satu keluhan masyarakat pada pemilu 9 April kemarin adalah masyarakat kesulitan dengan cara mencontreng dalam memilih. Bagi masyarakat yang berpendidikan dengan mencontreng tidak ada masalah, tapi bagi masyarakat awam mencontreng sangat kesulitan. Apalagi ditambah jumlah calon yang membubung dan tidak dikenal banyak masyarakat.

Karena itu, wajar ketika ada masyarakat yang memilih calon yang cantik/cakep dan banyak pangkatnya ketika mereka tidak mengenal mana calon yang akan di pilih.

Untuk mengantisipasi hal di atas, KPU nanti mungkin bisa menguubah cara memilih yang cocok untuk kaum berpendidikan dan masyarakat awam. Dengan demikian, anggapan negatif akan berkurang. Mungkin KPU bisa mengubahnya dengan cara, masyarakt memilihnya dengan cara cap jari—yang tidak asing lagi bagi kaum awam.

*telah dimuat di harian Jawa Pos

pada rubrik Gagasan (16/4/9)




0 Response to "Memilih Dengan Cap Jari*"

Posting Komentar

Tinggalkan komenrar Anda di sini!